Desty’s Marketing Corner: Apa itu Programmatic Advertising?

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on linkedin

Dalam dunia marketing, strategi bisa berubah-ubah sesuai situasi dan kondisi. Seperti saat ini, terdapat metode baru yang disebut dengan programmatic advertising. Namun, apa itu programmatic advertising

Programmatic advertising atau programmatic ads merupakan metode iklan yang terprogram untuk efisiensi bagi pembeli dan publisher.

Penjelasan lebih lengkapnya, akan desty kasih tahu di pembahasan berikut ya.

Pengertian dari Programmatic Advertising

Programmatic advertising dikenal juga dengan istilah programmatic ads. Programmatic advertising merupakan cara iklan yang sudah terprogram untuk memaksimalkan efisiensi bagi pembeli dan publisher.

Cara iklan tersebut memungkinkan kamu untuk membeli ataupun beriklan secara otomatis. Artinya, sebagai marketer, kamu tidak perlu membuat proposal atau pengajuan iklan ke media.

Di samping itu, programmatic ads memanfaatkan kecerdasan buatan. Dengan begitu, saat memasang iklan, kamu akan mendapatkan data sehingga iklan lebih tertarget.

Karena kemudahan tersebut, di Amerika Serikat, semakin banyak yang menggunakan programmatic ads.

Cara Kerja dari Programmatic Advertising

Mungkin kamu bertanya-tanya, bagaimana sih cara kerjanya dan bagaimana bentuknya?

Bentuk iklan ini sama seperti iklan digital pada umumnya. Bedanya, kamu akan melihat iklan yang lebih terdata.

Misalnya, kamu baru saja mengunjungi marketplace dan kamu kerap mengunjungi website tersebut. Setelah itu, kamu membuka website lain. Di website baru yang kamu kunjungi, akan muncul iklan tentang marketplace tersebut.

Bagaimana jika nggak membuka website sama sekali? Apa ads space akan kosong?

Jika sebelumnya kamu nggak membuka website apapun sama sekali, maka kamu akan melihat iklan random.

Kalau dijabarkan, cara kerja dari programmatic advertising adalah seperti berikut.

(sumber: https://www.match2one.com/blog/what-is-programmatic-advertising/#Definition_of_Programmatic_Advertising)

Keterangan:

  • Publisher: penyedia media untuk beriklan.
  • SSP (supply side platform): software untuk publisher untuk menayangkan iklan.
  • DMP (data management platform): platform pengolahan data untuk mengumpulkan, menyimpan, mengolah informasi.
  • Ad exchange: ruang antara publisher bertemu dengan advertiser. Di sini, kedua belah pihak akan menyetujui harga tayang iklan.
  • DSP (demand side platform): software untuk pengiklan agar bisa membeli tempat tayang iklan secara otomatis.
  • Brand/advertiser: pengiklan.
  • RTB (real time bidding): cara jual beli iklan lewat waktu iklan terjadi.

Jadi, publisher menyediakan tempat untuk menampilkan iklan. Di sisi lain, brand yang memiliki data, mencari tempat untuk beriklan. 

Masing-masing pihak tertarik dan kemudian membuat kesepakatan. Jika masing-masing pihak sepakat, maka iklan akan muncul di media yang publisher sediakan.

Mengapa Harus Programmatic Advertising?

“Terus, kenapa perlu untuk menggunakan programmatic ads? Kenapa nggak yang lainnya?”

Setidaknya ada 2 alasan yang bisa desty sampaikan, kenapa sih harus programmatic ads dan bukan yang lain:

1. Audience Iklan Lebih Tertarget

Ketika kamu menggunakan programmatic ads, kamu akan lebih bisa menarget audience sesuai dengan produk kamu.

Selain itu, programmatic ads lebih cerdas. Kenapa? Karena dengan metode ini, kamu bisa beriklan dengan menargetkan user yang sama walaupun device-nya berbeda.

2. ROI Lebih Baik

Salah satu pertimbangan untuk iklan adalah ROI. Ketika return on investment buruk, maka brand cenderung nggak akan beriklan. Sebaliknya, jika perhitungannya baik, maka brand akan beriklan.

Dengan programmatic ads, kamu bisa menargetkan iklan dengan lebih spesifik. Dari ini, kamu bisa menghitung ROI dari iklan dan meminimalisir kerugian besar.

Dari penjelasan yang desty berikan seputar apa itu programmatic advertising, kamu bisa mempertimbangkan menggunakan metode ini. Dengan begitu, iklan kamu akan lebih tertarget dan hasilnya lebih efisien.

Kategori

Kategori

Topik

Topik

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on linkedin
Artikel lainnya
Bisnis

3 Contoh Toko Online Yang Menarik Untuk Kamu Tiru

Bisnis

3 Cara Membuat Deskripsi Produk Online Yang Menarik

Uncategorized

3 Cara Jitu Supaya Jualan Laku di Instagram

Uncategorized

Belajar Digital Marketing Instagram Yuk Untuk Meningkatkan Pengunjung di Sosial Media

Desty Store

Buka toko dan belanja online di desty store

Buka toko baru, belanja online, kembangin bisnis, semuanya gampang pakai Desty!​

Mulai bangun bisnis online kamu di Desty

Dapatkan tips, informasi, dan inspirasi bisnis, marketing, juga media sosial GRATIS dari Desty Academy.

Mulai bangun bisnis online kamu di Desty

Dapatkan tips, informasi, dan inspirasi bisnis, marketing, juga media sosial GRATIS dari Desty Academy.

Mulai bangun bisnis online kamu di Desty

Dapatkan tips, informasi, dan inspirasi bisnis, marketing, juga media sosial GRATIS dari Desty Academy.

Bikin bisnis makin laris di Desty