Dicantumkan di CV? Daripada ‘Mubazir’, Hilangkan 4 Hal Ini

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on linkedin

Ketika kamu melamar pekerjaan, apa yang dicantumkan di CV? Alamat, IPK, nama, nomor telepon? Semua identitas kamu atau hanya beberapa karena ada hal yang tak usah dicantumkan di CV?

Kalau kamu menjawab semuanya, maka CV kamu kurang tepat. Pasalnya, perekrut tak akan membaca keseluruhan informasi yang kamu lampirkan di lembaran CV tersebut. Apalagi, HRD perlu memeriksa puluhan bahkan ratusan CV pelamar kerja.

Jadinya mubazir kan? Cuma dilihat aja, lalu disisihkan.  

Agar HRD melirik CV kamu dan langsung menangkap informasinya, pastikan kamu menghindari mencantumkan hal berikut ini.

1. Skip Mencantumkan Alamat Rumah Lengkap!

HRD nggak akan tanya posisi rumah kamu di mana, gang apa, nomor rumah berapa. Biasanya, HRD hanya akan bertanya asal kamu dan itupun saat interview. Bukan saat membaca CV.

Mencantumkan alamat rumah sudah tidak relevan lagi. Apalagi kamu akan mencetak CV tersebut.

Salah-salah, CV bisa saja dibuang tanpa dihancurkan dan menjadi bungkus makanan. Apalagi, lewat alamat tersebut, oknum tak bertanggung jawab bisa memanfaatkannya menjadi sesuatu yang merugikan kamu.

Alih-alih mencantumkan alamat rumah, kamu bisa mencantumkan alamat sosial media kamu. Misalnya email, akun Instagram, Twitter atau nomor kontak yang bisa HRD hubungi. 

Khusus untuk email, gunakan alamat email yang nggak alay seperti desty.page@gmail.com agar terlihat professional.

Dengan begitu, ketika kamu lolos seleksi, HRD akan lebih cepat menghubungi kamu.

2. Pekerjaan yang Tak Relevan dengan Lowongan yang Kamu Lamar

Sebenarnya, sah-sah saja memasukkan informasi tentang pekerjaan yang sudah kamu geluti. Asalkan, pekerjaan tersebut memiliki relevansi dengan pekerjaan yang kamu lamar.

Jika pun tidak ada, misalnya sebagai fresh graduate, kamu bisa mencantumkan kegiatan yang relevan dengan posisi yang kamu lamar. Hal tersebut bisa memberikan sedikit gambaran tentang kemampuan dan pengalaman kamu.

Lalu, kenapa harus skip yang tidak relevan? Ini karena pihak perusahaan bisa menganggap kalau kamu nggak konsisten dalam pemilihan karir.

Jadi, pilah pilih informasi pekerjaan yang sudah kamu kerjakan sebelum mengirim lamaran dan dicantumkan di CV ya.

3. Hobi dan Minat yang Kamu Miliki

Penulisan hobi dan minat untuk dicantumkan di CV bisa desty bilang sebagai blunder.

Kenapa? Ketika menarik dan relevan dengan pekerjaan yang kamu lamar, maka bisa menjadi poin tersendiri untuk kamu. Sebaliknya, ketika hobi dan minat nggak relevan, maka bisa mengurangi peluang untuk kamu memperoleh pekerjaan.

Jadi, kalau kamu masih bingung dan ragu, skip saja menuliskan minat dan hobi untuk Jadi, pilah pilih informasi pekerjaan yang sudah kamu kerjakan sebelum mengirim lamaran dan dicantumkan di CV kamu.

4. Say No to Informasi yang Nggak Valid

Nggak sedikit pelamar yang akan mencantumkan informasi palsu agar perusahaan tertarik kemudian lolos seleksi. Padahal, cara tersebut bisa menyebabkan blunder yang akan sangat merugikan.

Setidaknya, hindari 5 kebohongan berikut saat kamu menulis CV:

  • Melebih-lebihkan skill yang kamu kuasai
  • Membesar-besarkan tanggung jawab yang kamu emban
  • Periode kerja
  • Jabatan atau posisi
  • Gelar akademis

Daripada kamu menuliskan informasi yang nggak valid tersebut, lebih baik kamu menuliskan CV yang menarik. Kalau kamu merasa kurang, perkuat dengan cover letter dan itu akan lebih membantu kamu. Seenggaknya perusahaan pun bisa ‘melihat’ seperti apa sih kamu itu?

Selain itu, gunakan foto yang profesional ya dan hindari foto selfie atau alay. Sudah paham dan tahu ‘kan hal yang tak usah dicantumkan di CV? Kalau sudah, siapkah kamu sekarang untuk merevisi CV?

Kategori

Kategori

Topik

Topik

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on linkedin
Artikel lainnya
Bisnis

3 Contoh Toko Online Yang Menarik Untuk Kamu Tiru

Bisnis

3 Cara Membuat Deskripsi Produk Online Yang Menarik

Uncategorized

3 Cara Jitu Supaya Jualan Laku di Instagram

Uncategorized

Belajar Digital Marketing Instagram Yuk Untuk Meningkatkan Pengunjung di Sosial Media

Desty Store

Buka toko dan belanja online di desty store

Buka toko baru, belanja online, kembangin bisnis, semuanya gampang pakai Desty!​

Mulai bangun bisnis online kamu di Desty

Dapatkan tips, informasi, dan inspirasi bisnis, marketing, juga media sosial GRATIS dari Desty Academy.

Mulai bangun bisnis online kamu di Desty

Dapatkan tips, informasi, dan inspirasi bisnis, marketing, juga media sosial GRATIS dari Desty Academy.

Mulai bangun bisnis online kamu di Desty

Dapatkan tips, informasi, dan inspirasi bisnis, marketing, juga media sosial GRATIS dari Desty Academy.

Bikin bisnis makin laris di Desty