Omnichannel Marketing Salah Satu Strategi Pemasaran Terjitu

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on linkedin

Omnichannel arketing merupakan salah sat strategi pemasaran terkini.

Jika teman desti perhatikan, dalam satu hari pasti kamu pernah menjumpai iklan yang sama di berbagai media.

Nah, iklan ini adalah satu dari strategi pemasaran omnichannel.

Lalu, pemasaran omnichannel ini bagaimana? Yuk, mengenal omnichannel marketing lebih dalam di sini.

1. Apa Itu Omnichannel Marketing?

Pemasaran omnichannel juga bisa kamu sebut dengan pemasaran terintegrasi. Karena pelanggan akan mendapatkan layanan terintegrasi dari pemasaran yang kamu lakukan.

Contoh kamu memberikan pelayanan tanpa batas melalui desktop, seluler, dan fisik. Sesuai dengan alasan kemunculan omnichannel, yakni perilaku manusia modern.

Jadi, konsumen modern tidak terpatok pada satu metode untuk melakukan transaksi. Bisa melalui toko fisik, situs website resmi, e-commerce, media sosial, dan lain-lain.

Alhasil, kamu pun harus mengikuti perkembangan dengan turut terjun ke sana.

Bisa dibilang, omnichannel adalah strategi pemasaran yang lintas platform.

Karena strategi ini menyeimbangkan pengiriman konten di berbagai media agar pelanggan mendapatkan pengalaman lebih dengan adanya konten konsisten yang terpublikasikan.

Pelanggan pun merasa bahwa setiap interaksi yang terjadi merupakan lanjutan dari interaksi sebelum-sebelumnya. Tanpa peduli media apa yang kamu pakai untuk berinteraksi.

2. Contoh Kasus Pemasaran Omnichannel

Untuk memudahkan memahami omnichannel, mari ibaratkan dalam sebuah kasus.

Kamu memiliki usaha dalam bidang skincare. Demi meningkatkan omset, kamu menjual produk secara online melalui situs web, paid ads, dan lain-lain untuk memaksimalkan digital marketing.

Kemudian, pada jam makan siang, seorang karyawan perempuan melakukan pencarian melalui mesin telusur. Pencarian tersebut mencari paket skincare untuk jerawat.

Hasilnya ada beberapa web yang menyediakan solusi dari pencarian tersebut, salah satunya adalah web milikmu. Namun, karena keterbatasan waktu yang mepet, si karyawan menutup web tanpa melakukan aksi apa pun.

Di sisi lain, ketika malam hari, si karyawan yang tengah berselancar di Instagram dan melihat iklan berbayar dari produk skincare milikmu dan mulai menyelami lebih dalam informasi yang tersaji.

Selain mendapat skincare yang dia mau, dia pun menambahkan beberapa produk ke keranjang belanjaan. Untuk memudahkan check out dan mendapatkan benefit lain, dia membuka akun pada situs.

Namun, sebelum melakukan check out, dia terganggu oleh lingkungan rumahnya yang mendadak ramai.

Akhirnya, dia tidak jadi membeli. 

Tindak selanjutnya, surel yang bertindak karena keranjang belanja yang terabaikan. Surel secara otomatis mengirimkan email tentang produk. Alhasil, dia melakukan pemesanan dan pembayaran.

Kamu mengirimkan pesanannya dan dia mendapatkan apa yang menjadi incarannya. Begitu paket tiba, kemasan yang cantik dan kualitas produk sangat disukainya.

Sehingga dia tak segan untuk membagikan pengalamannya ke medsos. Akhirnya, kamu memiliki pelanggan loyal.

3. Definisi Omnichannel Marketing

Perjalanan si karyawan hanyalah contoh. Namun, bisa menunjukkan padamu bagaimana interaksi karyawan terhadap produkmu melalui berbagai media bahkan pemikirannya sebelum memutuskan untuk membeli produk.

Pada intinya, dia memiliki pengalaman yang menakjubkan tetapi konsisten terhadap merekmu di berbagai saluran.

Dia mendapatkan isi pesan, keunggulan produk, dan lain-lain yang memandunya untuk membeli. Di sisi lain, kamu pun memperkuat brand mengapa dia harus memilihmu sebagai skincare kepercayaan.

Ingat, meski kontennya sama sepanjang perjalanannya, kamu bisa saja mengubahnya lebih cepat untuk menjadi pelanggan. Contoh menampilkan testimoni.

Yang paling penting dari pemasaran ini adalah pelanggan bisa dengan mudah berganti perangkat sehingga kamu harus siap mengakomodasi hal tersebut.

Maka dari itu, kamu perlu menonjol dan mengenal omnichannel marketing lebih dalam demi meningkatkan pengalaman dan loyalitas pelanggan. Karena omnichannel menciptakan pengalaman luar biasa akan merekmu melalui berbagai saluran.

Kategori

Kategori

Topik

Topik

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on linkedin
Artikel lainnya
Bisnis

Cara Buat Website E-Commerce dengan WordPress, Nggak Susah!

Bisnis

It’s Free! 4 Cara Buat Iklan di Instagram Gratis dan Efektif

Uncategorized

Bingung Menentukan Nama Untuk Toko Online: Jangan Bingung, Cukup Hindari Ini!

Bisnis

Bingung Mencari Ide Nama Toko Online yang Unik dan Gampang Diingat

Desty Store

Buka toko dan belanja online di desty store

Buka toko baru, belanja online, kembangin bisnis, semuanya gampang pakai Desty!​

Mulai bangun bisnis online kamu di Desty

Dapatkan tips, informasi, dan inspirasi bisnis, marketing, juga media sosial GRATIS dari Desty Academy.

Mulai bangun bisnis online kamu di Desty

Dapatkan tips, informasi, dan inspirasi bisnis, marketing, juga media sosial GRATIS dari Desty Academy.

Mulai bangun bisnis online kamu di Desty

Dapatkan tips, informasi, dan inspirasi bisnis, marketing, juga media sosial GRATIS dari Desty Academy.

Bikin bisnis makin laris di Desty