Serupa Tapi Tak Sama, Ini Lho Perbedaan Marketplace, E-Commerce, dan Toko Online!

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on linkedin

Enggak sedikit orang yang menggunakan istilah marketplace, e-commerce, dan toko online untuk mengacu pada hal sama, terutama marketplace dan e-commerce. Untuk pebisnis yang membangun usaha baru, terkadang masalah segmen online ini bisa jadi membingungkan.

Opsi yang ada untuk menjual produk kita secara online enggak terbatas, jadi apa perbedaan yang ada dari ketiga tempat tersebut, dan mana yang jadi tempat terbaik untuk menjual produk kita?

Idealnya, kamu pasti mau mendapatkan keuntungan sebesar mungkin, dan menggunakan lebih banyak platform memungkinkan kamu untuk meraih lebih banyak konsumen potensial. Di sisi lain, kamu mungkin juga enggak mau membebani diri mengelola berbagai platform yang belum tentu bisa efektif untuk menjual produk kamu.

Ketiga platform ini memang punya kesamaan dalam arti sebuah tempat berbelanja secara digital. Walaupun serupa tapi tak sak sama untuk tujuan bisnis online, sebenarnya ada beberapa perbedaan mendasar di antara marketplace, e-commerce, dan toko online.

Untuk mengetahui perbedaannya, berikut ulasan singkat mengenai masing-masing platform tersebut.

Marketplace

via Unsplash

Marketplace adalah sebuah situs web yang menghubungkan penjual dengan pembeli melalui internet, jadi ada tiga pihak di sini. Pemilik situs web mengizinkan penjual pihak ketiga untuk menjual produknya di situs webnya serta menagih pelanggan secara langsung. Pemilik marketplace-nya enggak menyimpan dan memiliki inventory, dan mereka juga enggak menagih pembeli.

Pada dasarnya, marketplace bisa dikatakan serupa dengan pasar yang kita temukan secara fisik.

Adanya keragaman produk yang ditawarkan di platform ini menjadi hal yang menarik bagi pembeli, sama halnya dengan pusat perbelanjaan dalam kehidupan nyata.

Pengelolaan dan pemeliharaan situs web dilakukan oleh pemilik perusahaan, di mana mereka menginvestasikan waktu dan uang untuk mencari klien, dan menawarkan proses jual-beli yang aman.

Setelah penjualan produk terlaksana, produk enggak dikirim oleh marketplace, melainkan langsung oleh penjual ke pembeli. Bedanya dengan pusat perbelanjaan fisik, pemilik marketplace biasanya enggak memungut biaya sewa ke pada penjual, tapi mereka mungkin memperoleh keuntungan dari komisi transaksi, serta dari jasa iklan premium yang ditawarkan kepada penjual untuk membuat listing-nya muncul di bagian paling atas halaman pertama pencarian.

E-commerce

via HashMicro

E-commerce seringkali disalahartikan dan dipakai untuk mangacu pada marketplace. Padahal, situs e-commerce sebenarnya adalah toko online dari satu atau beberapa merek di mana mereka menjual produknya sendiri di website mereka secara langsung ke pembeli.

Karena situs webnya dimiliki oleh vendor, jadi cuma ada dua pihak yang terlibat dalam proses penjualan, yaitu penjual dan pembeli. Inventory-nya cuma dimiliki oleh pemilik merek sekaligus situs web, dan mereka juga menyediakan berbagai metode pembayaran yang bisa dipilih pembeli untuk membeli produk melalui situs webnya.

Selain itu, pemilik e-commerce juga membayar pajak pertambahan nilai.

Enggak seperti marketplace yang dikelola oleh pemilik perusahaan sehingga memastikan situs mereka selalu kuat dan aktif, situs e-commerce perlu dikelola sendiri oleh penjual. Namun, hal ini enggak sesulit kedengarannya kok!

Untuk menyiapkan situs e-commerce kamu sendiri bukan berarti kamu harus membangunnya dengan coding dari awal. Ada banyak platform e-commerce yang menawarkan beberapa fitur dan template untuk dapat dipilih dengan mudah, dikenal dengan e-commerce enabler.

Toko online

via Unsplash

Toko online mengacu pada berbagai toko yang ada di platform online. Pada dasarnya, toko online adalah tempat di mana transaksi penjualan barang atau jasa terlaksana di Internet.

Toko online enggak harus memiliki situs web, tempat mereka memperdagangkan produk atau jasanya juga bisa dilakukan hanya dengan menggunakan fitur di media sosial.

Berbeda dengan marketplace atau e-commerce situs web, kalau kamu berjualan di toko online, kamu akan berhubungan langsung dengan pembeli.

Di Indonesia, enggak sedikit toko online yang bisa ditemukan di media sosial, terutama Instagram. Untuk melakukan pemesanan dan transaksi, biasanya penjual akan melayani via fitur Direct Message, atau pembeli bisa menghubungi mereka melalui aplikasi chatting seperti WhatsApp. Kemudian pembeli akan melakukan pembayaran, umumnya melalui transfer bank, mengonfirmasi pembayaran telah dilakukan ke penjual, dan penjual akan mengirimkan barang ke pembeli.

Antara marketplace, e-commerce, dan toko online, mana yang paling tepat untuk kamu?

Sebagai pemilik usaha, beberapa pilihan platform berjualan online dengan layanan yang berbeda-beda mungkin membuat kamu bingung terkait bagaimana memilih platform yang paling cocok untuk bisnis kamu.

Sebenarnya, tempat terbaik untuk berjualan online berbeda untuk tiap vendor, hal ini tergantung pada produk, kebutuhan, dan tujuan masing-masing vendor atau merek.

Dalam memilih platform mana yang paling sesuai untuk kamu, beberapa hal yang bisa menjadi pertimbangan kamu beragam dari teknis, biaya, traffic, pemasaran, hingga branding.

Marketplace dan toko online bisa menjadi titik awal yang baik untuk pemula bisnis online, karena platform ini enggak memakan banyak biaya dan waktu untuk dikelola, selain itu risiko yang dimiliki juga sedikit. Kalau merek yang kamu miliki sudah cukup berdiri tegak, maka kamu bisa mencoba e-commerce.

Serupa tapi tak sama, kamu sudah bisa menentukan platform mana yang paling tepat untuk barang-barang jualanmu belum?

Kategori

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on linkedin
Artikel lainnya
Bisnis

3 Contoh Toko Online Yang Menarik Untuk Kamu Tiru

Bisnis

3 Cara Membuat Deskripsi Produk Online Yang Menarik

Uncategorized

3 Cara Jitu Supaya Jualan Laku di Instagram

Uncategorized

Belajar Digital Marketing Instagram Yuk Untuk Meningkatkan Pengunjung di Sosial Media

Desty Store

Buka toko dan belanja online di desty store

Buka toko baru, belanja online, kembangin bisnis, semuanya gampang pakai Desty!​

Mulai bangun bisnis online kamu di Desty

Dapatkan tips, informasi, dan inspirasi bisnis, marketing, juga media sosial GRATIS dari Desty Academy.

Mulai bangun bisnis online kamu di Desty

Dapatkan tips, informasi, dan inspirasi bisnis, marketing, juga media sosial GRATIS dari Desty Academy.

Mulai bangun bisnis online kamu di Desty

Dapatkan tips, informasi, dan inspirasi bisnis, marketing, juga media sosial GRATIS dari Desty Academy.

Bikin bisnis makin laris di Desty