4 Tips Menerapkan Promo Free Ongkir Tanpa Membuat Rugi

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on linkedin

Terbukti bahwa promo free ongkir membuat konsumen berbelanja lebih banyak. Barang yang cuma sekedar ingin atau tertarik mumpung ada gratis ongkir jadi dibeli. Akan tetapi, kalau nggak cermat penjual bisa rugi, jadi ayo simak tips menerapkan promo free ongkir dulu sebelum diterapkan, ya.

1. Mau Berapa Banyak Ongkos Ongkir yang Ditanggung?

via Folder Bisnis

Teman desty, sebelum memikirkan strategi atau yang lain. Tetapkan dulu, berapa subsidi atau gratis ongkir yang mampu ditanggung? Kalau Rp 10.000 ya Rp 10.000 saja, kalau dipaksa lebih yang ada malah rugi.

2. Tetapkan Berapa Total Belanjaan untuk Mendapat Free Ongkir

via DforDelhi

Langkah selanjutnya, menetapkan berapa total belanjaan konsumen yang dapat free ongkir. Penetapan harga ini jangan asal ya, Teman desty harus memperhatikan rata-rata berapa konsumen belanja di toko.

Misalnya mematok Rp 250.000 buat dapat gratis ongkir, tapi konsumen rata-rata cuma belanja Rp 100.000, ya susah. Lalu, jangan patok terlalu rendah juga ya, tentunya Teman desty nggak mau rugi, kan?

3. Total Belanjaan Konsumen Harus Menutup Ongkir

via Unsplash

Di atas kan sudah dibahas kalau menetapkan batas gratis ongkir paling nggak amati rata-rata total belanjaan. Lalu, di tips pertama Teman desty juga sudah harus menetapkan berapa subsidi ongkir yang mau diberikan bukan?

Nah, dari sini selain dari keuntungan yang mau didapat harga produk juga ditambahkan ongkir. Lebih mudahnya, Teman desty menaikan harga produk terlebih dahulu supaya bisa menutup ongkir.

Tentunya kenaikan harga produk nggak bisa langsung melejit di satu produk ya, tetapi bagi ke produk lain. Kalau sudah begitu, hitung kira-kira berapa barang dan berapa total belanja konsumen supaya menutup. Kalau sudah, batas minimal mendapatkan ongkir baru bisa ditentukan dengan tepat.

4. Pastikan Punya Barang Murah yang Menarik dan Dibutuhkan

via Techjaja

Ketika konsumen mau membeli barang, tapi harganya nanggung kebanyakan mencari barang lain supaya bisa gratis ongkir. Nah, kalau misalnya toko Teman desty cuma menjual barang mahal dan nggak ada barang murah menarik, ya susah.

Konsumen bisa berpikir ulang dan lebih memilih toko lain, kenapa? Karena barang yang dibutuhkan hanya satu, budget untuk beli juga sudah diperkirakan. Masa iya demi gratis ongkir malah mengeluarkan uang lebih banyak demi barang yang nggak butuh, Teman desty juga ogah kan?

Jadi, pastikan ada barang murah yang menarik dan dibutuhkan atau bermanfaat. Contohnya kalau menjual jilbab, tambahkan juga dengan bros-bros yang lucu.

Tips menerapkan promo free ongkir ini bukan cuma buat yang berjualan mandiri, di e-commerce juga bisa. Memang e-commerce memberikan subsidi ongkir ke penjual tapi nggak penuh, penjual tetap membayar sebagian ongkir.

Jadi, Teman desty, pikirkan secara detail  dan matang supaya nggak sampai rugi, ya!

Kategori

Kategori

Topik

Topik

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on linkedin
Artikel lainnya
Bisnis

Apa sih Buyer Persona dan Bagaimana Cara Membangunnya

Marketing

Pentingnya WA Blast Dalam Strategi WhatsApp Marketing

Marketing

Pentingnya WA Broadcast Dalam Strategi WhatsApp Marketing

Bisnis

Mau Sukses? Perhatikan 5 Kunci Strategi Marketing Business ala desty

Desty Store

Buka toko dan belanja online di desty store

Buka toko baru, belanja online, kembangin bisnis, semuanya gampang pakai Desty!​

Mulai bangun bisnis online kamu di Desty

Dapatkan tips, informasi, dan inspirasi bisnis, marketing, juga media sosial GRATIS dari Desty Academy.

Mulai bangun bisnis online kamu di Desty

Dapatkan tips, informasi, dan inspirasi bisnis, marketing, juga media sosial GRATIS dari Desty Academy.

Mulai bangun bisnis online kamu di Desty

Dapatkan tips, informasi, dan inspirasi bisnis, marketing, juga media sosial GRATIS dari Desty Academy.

Bikin bisnis makin laris di Desty